Langsung ke konten utama

Abu bin Hisyam yang Namanya Tak Ada di Buku Malaikat

Abu bin Hisyam, ahli ibadah yang namanya tidak ada dalam buku malaikat

Abu bin Hisyam, dialah yang menjadi salah satu topik* dalam kisah yang di tulis oleh Imam Al Ghazali dalam kitabnya Mukasyafatul Qulub, beliau di kisahkan sebagai seorang yang sangat alim, ahli ibadah tak pernah melewatkan di 1/3 malam nya, kecuali menegakan pinggangnya untuk shalat tahajud dan bermunajad kepada Allah, bahkan sudah menjadi"Bukan Rahasia Lagi" di kalangan masyarakat luas akan amal ibadahnya itu yang mungkin saja pada zaman itu tidak akan ada yang dapat menyamai cara beribadah Abu Bin Hisyam.

Hingga suatu ketika seperti yang di kisahkan dalam kitab tersebut, Abu Bin Hisyam bertemu dengan seorang di sebuah sumur tua  di tengah malah, dimana saat itu dia akan mengambil wudhu untuk menunaikan kebiasaannya beribadah di 1/3 malam.

" Wahai hamba Allah, siapakah engkau?"  Abu bin Hisyam membuka percakapan dengan orang tersebut

" Aku adalah malaikat utusan Allah SWT," jawab orang tersebut

Mendengar jawaban seperti itu membuat doi (Abu Bin Hisyam) ini jadi pangling, ada sedikit rasa bangga dalam dirinya, dalam hati dia berguman "set dah..gue di samperin ma malaikat,...coooba itu"

Abu Bin Hisyam ini bertanya kembali, "apakah yang kamu kerjakan disini"

Sang malaikat menjawab " Aku diperintahkan untuk mencari hamba pecinta Allah SWT," 

Mata Abu Bin Hisyam merasa takjub,...dalam hati lagi dia bilang "ah kebeneran nih,...gue kan selama ini rajin ibadah ini pasti gue adalah salah satu dari yang di cari sama malaikat ini", lalu mata Abu Bin Hisyam tertuju ke sebuah benda yang di pegang oleh malaikat tersebut, dan bertanya lagi "Terus, benda yang ada di tangan mu itu apa, wahai malaikat". 

kali ini Abu Bin Hisyam sedang mencoba untuk bersikap rileks setelah kekagetannya mengetahui kalau yang sedang di ajak cerita ini adalah salah satu sosok makhluk kekasih Allah (malaikat).

"Buku ini adalah daftar nama2 mereka yang di cintai oleh Allah" jawab sang Malaikat

Lalu Abu Bin Hisyam ini melanjutkan pertanyaannya " Mal...tolong dong di cek end ricek, nama ku pasti ada di buku itu"... 

(beggah...Abu Bin Hisyam manggil Malaikat pakai singakatan Mal, kek manggil abang tukang bakso bulat yang kek bola pimpong itu....yasalam).

"Maaf, nama mu tak ada dalam daftar di buku ini" jawab sang Malaikat tersebut.

Mendengar jawaban seperti itu lutut Abu Bin Hisyam langsung gemetaran, dan meminta sekali lagi agar sang Malaikat memeriksa ulang buku tersebut.

" Betul, namamu tidak ada dalam buku ini," kata malaikat.

Maka seketika jatuh tersungkurlah Abu Bin Hisyam mendengar jawaban pasti dari sang Malaikat,...sembari mennggurutu sendirian "duhai diri ini, betapa meruginya aku yang selama ini beribadah di 1/3 malam tapi nama ku tidak tercatat di daftar orang2 yang dicintai oleh Allah" sambil menangis tersedu-sedu.

" Wahai Abu bin Hasyim, bukan aku tidak tahu engkau bangun setiap malam ketika yang lain tidur, mengambil air wudhu dan kedinginan pada saat orang lain terlelap dalam buaian malam. aku tau semua itu, bahkan semua malaikat mungkin juga tau , tapi tanganku dilarang Allah SWT menulis namamu," kata malaikat.

Jawaba Malaikat  tersebut membuat Abu bin Hisyam jadi penasaran kok bisa seperti itu, lalu dia bertanya.

" Apa kah yang menyebabkan semua itu ?" kata Abu bin Hisyam (masih dalam keadaan syokh berat dia)

Akhirnya Malaikat pun memberitahuan alasan dia di larang mencatat nama Abu Bin Hisyam yang salah satu alasannya adalah memamerkan dengan rasa bangga amal ibadahnya ke orang-orang..

Maka tersadarlah Abu bin Hisyam  atas semua kesalahan-kesalahn yang di perbuatnya.

Sahabat...

Kata orang2 bijak dahulu "bersedekahlah kamu dengan tangan kanan tapi tangan kiri mu tak perlu tau"

Jagalah amal ibadah kita agak terhindar dari riya, sungguh di hari penghisaban kelak merugilah mereka yang selama di dunia dia adalahseorang yang  ahli ibadah tapi begitu di timbang amal2 nya semua kosong tak tak ternilai, Nauzdubillah, semoga kita semua tidak seperti itu

salam santun

(kisahnya sedikit di inprovisasi tanpa mengurangi makna dan hikmah  yg terdapat dalam kisah tersebut)

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lirik Lagu Tuhan Su Atur Dan Terjemahannya

Tuhan Su Atur, ..kira-kira kalau di bahasa Indonesiakan Tuhan Sudah Mengatur, memang segala sesuatunya di muka bumi ini Tuhan sudah mengatur, kita tinggal mencari apa yang memang telah di takdirkan untuk kita, termasuk itu masalah cinta gaes... Jadi gini soub, kadang kita merasa berputus asa dalam hidup dan kehidupan padahal kalau kita mau merunut dari awal seharusnya kita sadar, apa yang sudah kita jalani dan apa yang akan kita dapatkan Allah sudah mengatur untuk kita, jadi tak perlu gelisah dan gundah gulana. Nah di bawah ini ada satu lagu yang begitu enak untuk di dengar, temanya tentang percintaannya, makna lagu ini kira-kira seperti yang saya tulis diatas, oh iya sekalian juga saya lampirkan lirik beserta videonya dari akun adik ku  Berikut Lirik Lagu Tuhan Su Atur Sa bahagia miliki ko Akan setia dampingi ko Saling percaya buang ego Mo kasih tinggal tara mungkin to Mana mungkin to e Sa kas tinggal ko e Ji tara mo sampe Ko itu sa pu rempe Yakinlah pasti ko kan bahagia Tra ...

Tentang Drama Terbaru Dilraba Dilmurat "Sword Rose"

Cahaya malam membias di wajah Deng Yan, menyapu lembut kulitnya yang pucat diterangi lampu-lampu jalan yang temaram. Ia berdiri diam, membeku di depan sebuah warung kecil yang tampak biasa di mata orang lain, namun bagi Deng Yan, tempat itu adalah pintu kenangan yang tak pernah benar-benar tertutup. Tatapan matanya tajam, tapi tak menyimpan kemarahan, di balik sorotan sayu itu, ada beban yang berat, rasa bersalah yang sudah lama tertanam dan tak pernah bisa ditebus. Ia memandangi warung itu, tempat di mana sahabat masa kecilnya dulu sering duduk di samping ibunya, tertawa, bercerita, bermimpi. Kini warung itu sunyi, seperti hati sang ibu yang tak lagi punya tempat bersandar. Kepergian putrinya bertahun lalu bukan sekadar kehilangan, itu luka yang terbuka, dan Deng Yan tahu, sebagian dari luka itu ada karena dirinya. Ia tidak bisa menyelamatkan sahabatnya. Ia tidak bisa mencegah tragedi itu. Dan meski tak pernah diucapkan, ia tahu  sang ibu menyalahkannya. Kadang dengan diam, kadang...

Forever Love (2020)

Yang bikin menarik dari drama ini adalah kisah perjuangan karakter2 yang di perankan oleh Wang An Yu dan Xiang Han Zhi, benar2 seperti kisah realistis dalam kehidupan nyata dari anak muda yang tak punya apa2 sampe bisa menjadi orang yang hebat,...zero to hero istilahnya, drama2 romatis yang seperti ini yang bikin enak untuk di nonton, ndak kayak nonton drama tema cinta2 an anak muda yang tak jelas Tak ada orang ketiga beracun dalam cerita, ndak ada adegan perpisahan dengan alasan yang tak jelas, karakter wanita dan pria nya juga punya sikap yang tegas terhadap orang ke 3 yang mau merusak suasana, walaupun kisah cintanya awal nya tak mendapat restu, tapi disini lah daya tarik dari drama ini....  di adegan terakhir ketika Jiang Zhenghan yang di perankan Wang An Yu membawakan teh untuk di sajikan ke ibu mertua itu benar2 menguras emosi, nasehat pernikahan  ibu mertua, pernyataan Jiang Zhenghan untuk bisa menjadi suami yang baik di tambah dengan dengan dialog dari Xia Linxi yang d...