Langsung ke konten utama

Syukur


Syukurin saja apa yang ada, nasehat klasik sejak zaman dahulu kala, Islam paling ketat mengajarkan rasa syukur pada umatnya, hanya saja sebelum rasa syukur itu ada tawakal dulu, berdoa dan berusaha, paling tidak niat untuk berubah itu ada, lalu sisanya serahkan pada Allah yang maha kuasa yag mengatur hidup dan kehidupan setiap makhluk yang bernafas di muka bumi ini, apa yang di putuskan oleh tuhan itulah pilihan terbaik untuk kita, proses nya itu tidak terjadi dalam rentang sekali dalam seumur hidup kita, tapi terus berputar dalam aktifitas keseharian kita, detik ini kita berbuat maka di detik berikutnya kita di tuntut untuk berbuat lagi, maksudnya gini, hari ini kita bekerja dan menghasilkan sekian-sekian, itu sudah upaya maksimal maka syukuri apa yang di dapat, besok kembali dengan hal yang sama, hasil hari itu,  itu lah apa yang sudah Allah putuskan untuk kita.

Tapi kadang soub, kita jadi kurang menempatkan persepsi syukur ini, dan sungguh tak lazim buat saya pribadi , saat saya, kamu, atau yang lain, berada di zona yang nyaman, lalu ada saudara kita mungkin karena kurang beruntung, seharian bekerja keras dengan segala daya dan upaya dia, lalu di a terjatuh dalam sakit karena aktifitasnya, lalu kita dengan santai bilang, brow...mencari nafkah silahkan, tapi jangan bernafsu dunia tidak di bawa mati, syukuri saja apa yang ada, bla, bla, bla dan kalimat lainnya....rasanya gimana yah,..kok seakan-akan kita jadi bijak begitu mengajarkan rasa tentang rasa syukur pada orang, semua orang pasti bersyukur, tapi nggak segitunya juga sampai bilang dengan bahasa untuk melemahkan perjuangan dia, ada seorang abang  becak misalnya nih  siapa tau saja memang pada waktu itu dia ndak dapat muatan, dan pas dapat muatan hujan sedang deras2nya, sebagai seorang pekerja hujan bukan halangan dia untuk menarik becak yang berisi muatan itu, lalu ternyata dia jatuh sakit karena berhujan-hujan itu, lalu kita yang berada di nasib yang berbeda dengan abang becak itu santai mengatakan seperti kalimat2 diatas,.kekira gimana yah perasaan abang becak itu,...dia behujan-hujan itu itulah usaha dan perjuangan dia, dia sakit itu adalah sebuah konsekuesi, apa yang dia dapatkan itulah ketetapan dari Allah, baru disitu disebut syukuri yang didapat pada hari itu..

Paling elegant kalau kita bilang begini, "tetap semangat brow, jangan pantang menyerah dan mudah2 an cepat sembuh"...

Yang mau saya bilang..saya pribadi itu paling malas dengan ajakan bersyukur dari orang yang hidupnya berada di zona nyaman yang hidupnya tak pernah ada masalah berarti, apalagi dengan bahasa yang melemahkan semangat untuk berjuang....

Ada teman dia bikin lebih detil lagi ...

"Pendapat ane tentang syukur yg sering dikatakan orang2 sekarang seolah2 sebuah ajakan agar orang yg mengalami ketidak beruntungan itu tidak boleh protes, berontak, dll.

Saya pribadi pernah marah kepada teman saya yg mengatakan sabar serta bersyukurlah kepada bawahannya, yang saat itu bawahannya protes karena ketidak adilan..

Saya katakan kepada dia, bahwa kamu minta mereka bersabar dan bersyukur agar kamu tidak diprotes khan???, jadi kita tidak perlu diajarkan bagaimana itu sabar dan syukur yg sebenarnya..

Mereka2 yg sdh diposisi nyaman hanya bisa berteori atau berbicara,

Tetapi ketika mereka merasakan pahitnya hidup atau merasakan ketidak beruntungan itu mereka mengeluh, menganggap tuhan tidak adil, negatif thingking pada orang lain, bahkan naudzubillahi min zaaliq, jalan haram pun dilibas demi sebuah keberuntungannya."

Saya mau mencoba membawa ke konteks kekinian,..pak presiden Jokowi meminta kita untuk bersyukur dengan pertumbuhan yang hanya mentok di angka 5 %, itu pun koma-komanya ndak sampai 10...kisaran 5.0,2 % (pake desimal lagi di belakang angka 5 nya), saya mau bilang hidup ini kejam brow....di tingkat bawah, beberapa item sudah merangkak naik, teman saya yang punya usaha pres ban mengatakan kalau harga karet tempel naik, makanya dia kasih naik juga ongkos pres ban, yang tadinya cuma 30 ribu untuk 1 ban menjadi 35 ribu per ban.

Berani protes nggak kita kalau sudah Pak Jokowi yang bilang "ayo bersyukur"...


Salam 

Postingan populer dari blog ini

Lirik Lagu Tuhan Su Atur Dan Terjemahannya

Tuhan Su Atur, ..kira-kira kalau di bahasa Indonesiakan Tuhan Sudah Mengatur, memang segala sesuatunya di muka bumi ini Tuhan sudah mengatur, kita tinggal mencari apa yang memang telah di takdirkan untuk kita, termasuk itu masalah cinta gaes... Jadi gini soub, kadang kita merasa berputus asa dalam hidup dan kehidupan padahal kalau kita mau merunut dari awal seharusnya kita sadar, apa yang sudah kita jalani dan apa yang akan kita dapatkan Allah sudah mengatur untuk kita, jadi tak perlu gelisah dan gundah gulana. Nah di bawah ini ada satu lagu yang begitu enak untuk di dengar, temanya tentang percintaannya, makna lagu ini kira-kira seperti yang saya tulis diatas, oh iya sekalian juga saya lampirkan lirik beserta videonya dari akun adik ku  Berikut Lirik Lagu Tuhan Su Atur Sa bahagia miliki ko Akan setia dampingi ko Saling percaya buang ego Mo kasih tinggal tara mungkin to Mana mungkin to e Sa kas tinggal ko e Ji tara mo sampe Ko itu sa pu rempe Yakinlah pasti ko kan bahagia Tra ...

Tentang Drama Terbaru Dilraba Dilmurat "Sword Rose"

Cahaya malam membias di wajah Deng Yan, menyapu lembut kulitnya yang pucat diterangi lampu-lampu jalan yang temaram. Ia berdiri diam, membeku di depan sebuah warung kecil yang tampak biasa di mata orang lain, namun bagi Deng Yan, tempat itu adalah pintu kenangan yang tak pernah benar-benar tertutup. Tatapan matanya tajam, tapi tak menyimpan kemarahan, di balik sorotan sayu itu, ada beban yang berat, rasa bersalah yang sudah lama tertanam dan tak pernah bisa ditebus. Ia memandangi warung itu, tempat di mana sahabat masa kecilnya dulu sering duduk di samping ibunya, tertawa, bercerita, bermimpi. Kini warung itu sunyi, seperti hati sang ibu yang tak lagi punya tempat bersandar. Kepergian putrinya bertahun lalu bukan sekadar kehilangan, itu luka yang terbuka, dan Deng Yan tahu, sebagian dari luka itu ada karena dirinya. Ia tidak bisa menyelamatkan sahabatnya. Ia tidak bisa mencegah tragedi itu. Dan meski tak pernah diucapkan, ia tahu  sang ibu menyalahkannya. Kadang dengan diam, kadang...

Forever Love (2020)

Yang bikin menarik dari drama ini adalah kisah perjuangan karakter2 yang di perankan oleh Wang An Yu dan Xiang Han Zhi, benar2 seperti kisah realistis dalam kehidupan nyata dari anak muda yang tak punya apa2 sampe bisa menjadi orang yang hebat,...zero to hero istilahnya, drama2 romatis yang seperti ini yang bikin enak untuk di nonton, ndak kayak nonton drama tema cinta2 an anak muda yang tak jelas Tak ada orang ketiga beracun dalam cerita, ndak ada adegan perpisahan dengan alasan yang tak jelas, karakter wanita dan pria nya juga punya sikap yang tegas terhadap orang ke 3 yang mau merusak suasana, walaupun kisah cintanya awal nya tak mendapat restu, tapi disini lah daya tarik dari drama ini....  di adegan terakhir ketika Jiang Zhenghan yang di perankan Wang An Yu membawakan teh untuk di sajikan ke ibu mertua itu benar2 menguras emosi, nasehat pernikahan  ibu mertua, pernyataan Jiang Zhenghan untuk bisa menjadi suami yang baik di tambah dengan dengan dialog dari Xia Linxi yang d...