Langsung ke konten utama

Kam Hu Ya Akhi

Kompleks Pertokoan Di Madinah
Kam Hu Ya Akhi, Kam Hu Ya Akhi, Kam HU Ya Akhi,...3 suku kata arab itu terus saya ulang2 sepanjang pagi ini, setelah berjuang mencari jaringan internet yang bagus untuk membuka Google Translate buat mencari kosa kata arab Berapa Harganya Sodaru Ku, yang dalam bahasa arabnya ya itu,..kam hu ya akhi.
Planingnya hari ini, mau belanja untuk pertama kalinya di tanah arab, rencananya mau beli sorban yang sejak kemaren sore sudah saya senter-senter jauh, warnanya coklat, sepadan dengan baju dan celana saya yang juga berwarna coklat, pemakain sorban bukan untuk gaya-gayaan supaya di bilang ke arab-araban, tapi murni karena di butuhkan untuk meredam teriknya sengatan matahari di kota Madinah yang bisa sampai 48 derajat celcius.
Kam Hu Ya Akhi, kembali saya mengulang 3 suku kata itu, biar fasih ucapnya biar juga di bilang nggak mudeng2 amat dengan bahasa arab,..wkwkkw.
Jam sudah menunjukan pukul 09 pagi waktu Madinah Al Munawarah,..sip ..sudah siap nih...lalu kaki melangkah mantab ke sebuah toko yang memang posisi toko itu tepat berada di depan hotel, memang ada teman yang sudah memberi tahu untuk tidak berbelanja di toko yang berada tepat didepan hotel, karena harganya biasa 2 kali lipat dari harga di pasar2 di kota Madinah atau di Mekkah pada umumnya, tetapi saya sudah ndak tahan dengan udara dan terik matahari, penggunaan sorban paling tidak bisa meredam sengatan terik matahari yang cukup membuat bibir dan kulit wajah pecah-pecah dan terkelupas.
Agak ragu sih mengucapkannya maklum kosa katanya terasa sedikit agak aneh, tapi dasar pengin di bilang familiar dengan bahasa arab, tetap saja memaksakan mengucapkannya di depan penjual sorban itu.
Saya : kam ya akhi (dengan mimik wajah dibuat kearab-araban, bagaimana bentuknya pikirkan sendiri soub,..heheh, sambil ngeelus-elus sorban yang sudah saya lihat sejak kemaren sorenya)
Penjual Sorban : ini murah bos, cuma 15 riyal, silahkan di coba, cocok dipakai sama bos
Saya : @#$%%^%^$%@#$^%&^&^&%,..... (ngemaki dalam hati,...cesssss....ana sikolah ini eee...sudah payah ku hafal ini kosa kata, pake kejar2 jaringan lagi,eh na kasih bahasa Indonesia ka)....
Sejurus kemudian baru saya sadari kalau dunia ini memang sempit,...Indonesia punya tenpat tersendiri di negeri arab, dan memang di beberapa tempat di papan2 petunjuk di instalasi milik pemerintah dan swasta selalu terselip beberapa kosa kata bahasa negara kita, bahkan tak tanggung2, aparat2 keamanan dan petugas2 masjid fasih melafalkan beberapa kosa kata atau kalimat menggunakan bahasa Indonesia, yang pernah ke 2 tanah suci ini pasti sangat tau sekali, kalau saban waktu akan terdengar polisi atau askar disana bilangnya "bapak tolong minggir, ibu silahkan duduk, yang perempuan sebelah sana, yang laki2 sebelah sini, dan lain2".

Petunjuk Bahasa Indonesia Di Arab Saudi

... dalam hati akhirnya saya bangga menjadi warga negara ini. Salam 2 jari... Hari ke 22 Bulan ke 6 tahun ke 2019 di Madinah Kota Nabi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lirik Lagu Tuhan Su Atur Dan Terjemahannya

Tuhan Su Atur, ..kira-kira kalau di bahasa Indonesiakan Tuhan Sudah Mengatur, memang segala sesuatunya di muka bumi ini Tuhan sudah mengatur, kita tinggal mencari apa yang memang telah di takdirkan untuk kita, termasuk itu masalah cinta gaes... Jadi gini soub, kadang kita merasa berputus asa dalam hidup dan kehidupan padahal kalau kita mau merunut dari awal seharusnya kita sadar, apa yang sudah kita jalani dan apa yang akan kita dapatkan Allah sudah mengatur untuk kita, jadi tak perlu gelisah dan gundah gulana. Nah di bawah ini ada satu lagu yang begitu enak untuk di dengar, temanya tentang percintaannya, makna lagu ini kira-kira seperti yang saya tulis diatas, oh iya sekalian juga saya lampirkan lirik beserta videonya dari akun adik ku  Berikut Lirik Lagu Tuhan Su Atur Sa bahagia miliki ko Akan setia dampingi ko Saling percaya buang ego Mo kasih tinggal tara mungkin to Mana mungkin to e Sa kas tinggal ko e Ji tara mo sampe Ko itu sa pu rempe Yakinlah pasti ko kan bahagia Tra ...

Tentang Drama Terbaru Dilraba Dilmurat "Sword Rose"

Cahaya malam membias di wajah Deng Yan, menyapu lembut kulitnya yang pucat diterangi lampu-lampu jalan yang temaram. Ia berdiri diam, membeku di depan sebuah warung kecil yang tampak biasa di mata orang lain, namun bagi Deng Yan, tempat itu adalah pintu kenangan yang tak pernah benar-benar tertutup. Tatapan matanya tajam, tapi tak menyimpan kemarahan, di balik sorotan sayu itu, ada beban yang berat, rasa bersalah yang sudah lama tertanam dan tak pernah bisa ditebus. Ia memandangi warung itu, tempat di mana sahabat masa kecilnya dulu sering duduk di samping ibunya, tertawa, bercerita, bermimpi. Kini warung itu sunyi, seperti hati sang ibu yang tak lagi punya tempat bersandar. Kepergian putrinya bertahun lalu bukan sekadar kehilangan, itu luka yang terbuka, dan Deng Yan tahu, sebagian dari luka itu ada karena dirinya. Ia tidak bisa menyelamatkan sahabatnya. Ia tidak bisa mencegah tragedi itu. Dan meski tak pernah diucapkan, ia tahu  sang ibu menyalahkannya. Kadang dengan diam, kadang...

Forever Love (2020)

Yang bikin menarik dari drama ini adalah kisah perjuangan karakter2 yang di perankan oleh Wang An Yu dan Xiang Han Zhi, benar2 seperti kisah realistis dalam kehidupan nyata dari anak muda yang tak punya apa2 sampe bisa menjadi orang yang hebat,...zero to hero istilahnya, drama2 romatis yang seperti ini yang bikin enak untuk di nonton, ndak kayak nonton drama tema cinta2 an anak muda yang tak jelas Tak ada orang ketiga beracun dalam cerita, ndak ada adegan perpisahan dengan alasan yang tak jelas, karakter wanita dan pria nya juga punya sikap yang tegas terhadap orang ke 3 yang mau merusak suasana, walaupun kisah cintanya awal nya tak mendapat restu, tapi disini lah daya tarik dari drama ini....  di adegan terakhir ketika Jiang Zhenghan yang di perankan Wang An Yu membawakan teh untuk di sajikan ke ibu mertua itu benar2 menguras emosi, nasehat pernikahan  ibu mertua, pernyataan Jiang Zhenghan untuk bisa menjadi suami yang baik di tambah dengan dengan dialog dari Xia Linxi yang d...