Langsung ke konten utama

Disini Saya Berdiri.


Sudah tanggal 15 bulan 12, beberapa pekerjaan laporan saya kebut habis-habisan, waktunya sudah lewat memang, sudah mau masuk pertengahan tahun, sudah mau berganti tahun lagi malah, maklum seabrek pekerjaan berbau kertas dan tinta pena cukup menyita waktu dan perhatian ku kalau sudah mau masuk akhir di setiap bulannya, dan akan berlanjut terus ke bulan berjalan berikutnya, dan Alhamdulillah beberapa pekerjaan laporan sudah saya selesaikan, hampir 5 jam saya berada di depan layar monitor meneliti setiap angka dan huruf yang saya harus laporkan, di temani kopi nikmat yang sudah bercangkir-cangkir  putus sambung dari tadi pagi, kopi dengan sejuta #PanduanNikmatRasaMantab, hehe..

Beberapa waktu yang lalu, berada di depan monitor komputer secara marathon cukup melelahkan, lelah mata dan fisik, bayangkan saja kalau harus duduk sampai 3 atau 4 jam, jemari tangan menari diatas keyboard, mata pun jelalatan plototin layar meneliti setiap angka dan huruf agar tidak salah, dan walapun sudah seperti itu, eh masih tetap saja ada yang salah, kadang datang komplain dari pemeriksa di kantor pusat,.."pak Zulham...ada ini toh pak, halaman sekian,..bla, bla, bla dst", sahut seseorang yang bersuara agak merdu dari balik telpon genggam, kalau sudah seperti itu, settres lah, bayangkan saja duduk sudah berjam-jam, jari, mata sampai pikiran tercurahkan eh,..masih salah juga, sampai disini saya sering membatin "andai nih makhluk ada didepan ku, saya plototin habis juga nih, biar impas,..hahaha". Tapi sampai sore ini rasa lelah itu tak saya rasakan, apa efek dari kopi yang saya minum ini ya, yang katanya mengandung 7 elemen yang kaya akan khasiat, saya bolak balik lagi kemasan sachetnya, oh iya ternyata memang banyak mengandung bahan2 herbal yang sangat bermanfaat bagi tubuh, hemmm...rasanya pas bangat nih, kecanduan ku pada kopi bisa menjadikan itu sebagai sebuah obat yang ampuh untuk mengatasi beberapa keluhanku,..hehehe, thanks sahabat,...rekomended bangat nih..

Lalu sekilas saya tengok ujung kanan paling bawah di layar pc ku,..oh tidak jam sudah menunjukan pukul 4 sore, kalau hitunganku benar kurang lebih 2 jam lagi Senja yang bukan SENJA ku akan tenggelam masuk kedalam peraduannya, berganti dengan pekatnya malam dingin, apalagi sekarang sedang masuk musim penghujan,..wah...harus bergegas nih, ntar telat lagi kayak kemaren.

Dan,..Disini Saya Berdiri, memandang warna jingga indah yang menyejukan mata, lalu sesaat saya berkhayal, senja ini indah, apatah lagi SENJA ku,..hahaha.

Tapi Senja ini bukan SENJA ku.

Saya masih disini, berdiri tegak dengan nafas yang teratur, terus memandang warna jingga itu yang makin tenggelam masuk ditelan oleh pasak-pasak bumi yang berdiri kokoh, dan andai bisa, saya ingin berbisik, "tolong jaga Senja, karena saya masih ingin melihatnya lagi besok"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang Drama Terbaru Dilraba Dilmurat "Sword Rose"

Cahaya malam membias di wajah Deng Yan, menyapu lembut kulitnya yang pucat diterangi lampu-lampu jalan yang temaram. Ia berdiri diam, membeku di depan sebuah warung kecil yang tampak biasa di mata orang lain, namun bagi Deng Yan, tempat itu adalah pintu kenangan yang tak pernah benar-benar tertutup. Tatapan matanya tajam, tapi tak menyimpan kemarahan, di balik sorotan sayu itu, ada beban yang berat, rasa bersalah yang sudah lama tertanam dan tak pernah bisa ditebus. Ia memandangi warung itu, tempat di mana sahabat masa kecilnya dulu sering duduk di samping ibunya, tertawa, bercerita, bermimpi. Kini warung itu sunyi, seperti hati sang ibu yang tak lagi punya tempat bersandar. Kepergian putrinya bertahun lalu bukan sekadar kehilangan, itu luka yang terbuka, dan Deng Yan tahu, sebagian dari luka itu ada karena dirinya. Ia tidak bisa menyelamatkan sahabatnya. Ia tidak bisa mencegah tragedi itu. Dan meski tak pernah diucapkan, ia tahu  sang ibu menyalahkannya. Kadang dengan diam, kadang...

Lirik Lagu Tuhan Su Atur Dan Terjemahannya

Tuhan Su Atur, ..kira-kira kalau di bahasa Indonesiakan Tuhan Sudah Mengatur, memang segala sesuatunya di muka bumi ini Tuhan sudah mengatur, kita tinggal mencari apa yang memang telah di takdirkan untuk kita, termasuk itu masalah cinta gaes... Jadi gini soub, kadang kita merasa berputus asa dalam hidup dan kehidupan padahal kalau kita mau merunut dari awal seharusnya kita sadar, apa yang sudah kita jalani dan apa yang akan kita dapatkan Allah sudah mengatur untuk kita, jadi tak perlu gelisah dan gundah gulana. Nah di bawah ini ada satu lagu yang begitu enak untuk di dengar, temanya tentang percintaannya, makna lagu ini kira-kira seperti yang saya tulis diatas, oh iya sekalian juga saya lampirkan lirik beserta videonya dari akun adik ku  Berikut Lirik Lagu Tuhan Su Atur Sa bahagia miliki ko Akan setia dampingi ko Saling percaya buang ego Mo kasih tinggal tara mungkin to Mana mungkin to e Sa kas tinggal ko e Ji tara mo sampe Ko itu sa pu rempe Yakinlah pasti ko kan bahagia Tra ...

Review Drama China Lighter and Princess (2022)

 Li Xun,...pilih lah diri ku, saya tak akan mengkhianati mu.. (Zhu Yun ke Li Xun) lets begin (tapi sebelum saya lanjut menulis, saya mengingatkan ke teman2 sekalian kalo tulisan ini mengandung spoiler) Judul : Lighter And Princess Jumlah Episode : 36 Genre : bisnis dan campus romance Produksi : Youku Pemeran Utama Arthur Chen Fei Yu berperan sebagai Li Xun, dia adalah seorang programer handal, cerdas dan di dalam drama di sebutkan kalo dialah dewa untuk jurusan tersebut, orangnya arogan, keras kepala, sombong, blak2 an pada orang lain, dan sangat anti sosial serta suka memainkan zippo, rasa2 nya mungkin semua sifat2 jelek dari manusia ada pada dirinya, sekalipun demikian dia adalah orang yang penuh tanggung jawab, penuh dengan strategi, gigih dalam hidup, tak pernah mau melihat ke belakang, selalu berpikiran jauh ke depan dan pantang menyerah. Banyak yang tak mengetahui identitas Li Xun bahkan para penonton pun di buat bertanya-tanya siapa kira2 nih makhluk, kemunculan perdana nya ...