Langsung ke konten utama

Aku, KAMU dan Juga Yang Lain (04)

Dahulu di SMA 3 Raha

Aku, kamu dan juga yang lain adalah manusia yang masih punya pesona di umur yang setengah tua ini, meski kita dah di balut keriput yang makin kentara, dan mungkin juga juga daki yang kian menebal,...(oh tidak..itu untuk satu orang..hahahah).

Tapi harapan ku, di sisa moment itu, biarlah senyum kita masih mengembang di bibir masing2, yang menandakan kalau kita pun menolak untuk punah..hehehe

Biarkan canda ceria mengalir bebas, ntuk sekedar menjaga semua memori yang mulai tergerus oleh rentang waktu yang panjang, kalau tak sanggup lagi ntuk mengingat, marilah kita mendengarkan musik2 lama atau apalah yang mungkin saja itu dapat membantu kita untuk kembali mengingat masa-masa emas kita dulu.

Dahulu, Aku, KAMU dan juga yang lain satu sekolah, bahkan mungkin diantara kita ada yang satu bangku, dahulu kita begitu mudahnya kita saling berbagi uang jajan, berbagi bekal air minum, berbagi utang di warungnya la Djiba, berbagi pulpen, berbagi jawaban tugas dan ulangan, dan kali ini dengan jarak yang cukup jauh antara Aku, KAMU dan juga yang lain, mungkin tak akan lagi saling berbagi seperti masa2 itu, tapi paling tidak antara kita saling berbagi pengalaman dan cerita masing2, cerita bagaimana kita menjalani hidup yang keras ini, saling suport antara kita....

Sahabatku Tercinta

Jalan hidup kita memang sudah berbeda, seperti di pertigaan masuk ke sekolah kita dulu,...aku belok kiri arah motewe, sedang KAMU belok kanan arah ke kota...yah walaupun kadang2 aku belok kanan juga tapi ndak jauh2 sih, paling di mojok di depan gereja tua itu, buat temanin someone yang punya rambut ikal indah beraroma wangi khas dari santan parutan kelapa,....

Tapi,...walaupun kita sudah tidak lagi sejalan, pesan ku soub !!!,.......bahwa betapa beruntungnya kita di umur yang menjelang tua ini,..tuhan masih mempertemukan kita dengan cara-NYA.

Hingga kita dapat kembali mengenang masa-masa muda dulu, masa-masa indah yang pernah kita lewati bersama.

Banyak, banyak,..pokoknya banyak, lembaran album berhalaman-halaman pun rasanya tak akan sanggup memuat kisah2 Aku, KAMU dan juga yang lain jika itu hendak di tintakan di kertas putih.

Sob...

Mari nikmati kenangan indah ini dengan rasa syukur.

Sebelum Aku, KAMU dan juga yang lain , satu demi satu dari kita tiada, sebelum apa yang selama ini nyata menjadi fana tak tersisa.

Terimakasih sahabat2 ku di masa muda, dan terimakasih sahabat ku2 di masa-masa menjelang tua

Mari kita saling mengingatkan, memaafkan dengan hati yang tulus

Semoga kita senentiasa sehat, sukses dan bahagia dimana pun kita berada

Jangan pernah memutus persahabatan, kecuali jika kita telah berpindah ke dunia abadi.

Hidup cuma sekali, jika benar hidup itu indah ?, ingin kembali ku tatap wajah dan senyum manis MU seperti dahulu kala, walapun itu untuk satu kali saja.

salam

Zulham Efendi,..Alumni 3 IPS 1, SMA 3 Raha angkatan 1997..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lirik Lagu Tuhan Su Atur Dan Terjemahannya

Tuhan Su Atur, ..kira-kira kalau di bahasa Indonesiakan Tuhan Sudah Mengatur, memang segala sesuatunya di muka bumi ini Tuhan sudah mengatur, kita tinggal mencari apa yang memang telah di takdirkan untuk kita, termasuk itu masalah cinta gaes... Jadi gini soub, kadang kita merasa berputus asa dalam hidup dan kehidupan padahal kalau kita mau merunut dari awal seharusnya kita sadar, apa yang sudah kita jalani dan apa yang akan kita dapatkan Allah sudah mengatur untuk kita, jadi tak perlu gelisah dan gundah gulana. Nah di bawah ini ada satu lagu yang begitu enak untuk di dengar, temanya tentang percintaannya, makna lagu ini kira-kira seperti yang saya tulis diatas, oh iya sekalian juga saya lampirkan lirik beserta videonya dari akun adik ku  Berikut Lirik Lagu Tuhan Su Atur Sa bahagia miliki ko Akan setia dampingi ko Saling percaya buang ego Mo kasih tinggal tara mungkin to Mana mungkin to e Sa kas tinggal ko e Ji tara mo sampe Ko itu sa pu rempe Yakinlah pasti ko kan bahagia Tra ...

Tentang Drama Terbaru Dilraba Dilmurat "Sword Rose"

Cahaya malam membias di wajah Deng Yan, menyapu lembut kulitnya yang pucat diterangi lampu-lampu jalan yang temaram. Ia berdiri diam, membeku di depan sebuah warung kecil yang tampak biasa di mata orang lain, namun bagi Deng Yan, tempat itu adalah pintu kenangan yang tak pernah benar-benar tertutup. Tatapan matanya tajam, tapi tak menyimpan kemarahan, di balik sorotan sayu itu, ada beban yang berat, rasa bersalah yang sudah lama tertanam dan tak pernah bisa ditebus. Ia memandangi warung itu, tempat di mana sahabat masa kecilnya dulu sering duduk di samping ibunya, tertawa, bercerita, bermimpi. Kini warung itu sunyi, seperti hati sang ibu yang tak lagi punya tempat bersandar. Kepergian putrinya bertahun lalu bukan sekadar kehilangan, itu luka yang terbuka, dan Deng Yan tahu, sebagian dari luka itu ada karena dirinya. Ia tidak bisa menyelamatkan sahabatnya. Ia tidak bisa mencegah tragedi itu. Dan meski tak pernah diucapkan, ia tahu  sang ibu menyalahkannya. Kadang dengan diam, kadang...

Forever Love (2020)

Yang bikin menarik dari drama ini adalah kisah perjuangan karakter2 yang di perankan oleh Wang An Yu dan Xiang Han Zhi, benar2 seperti kisah realistis dalam kehidupan nyata dari anak muda yang tak punya apa2 sampe bisa menjadi orang yang hebat,...zero to hero istilahnya, drama2 romatis yang seperti ini yang bikin enak untuk di nonton, ndak kayak nonton drama tema cinta2 an anak muda yang tak jelas Tak ada orang ketiga beracun dalam cerita, ndak ada adegan perpisahan dengan alasan yang tak jelas, karakter wanita dan pria nya juga punya sikap yang tegas terhadap orang ke 3 yang mau merusak suasana, walaupun kisah cintanya awal nya tak mendapat restu, tapi disini lah daya tarik dari drama ini....  di adegan terakhir ketika Jiang Zhenghan yang di perankan Wang An Yu membawakan teh untuk di sajikan ke ibu mertua itu benar2 menguras emosi, nasehat pernikahan  ibu mertua, pernyataan Jiang Zhenghan untuk bisa menjadi suami yang baik di tambah dengan dengan dialog dari Xia Linxi yang d...